<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Layanan konsultasi karir, usaha, jodoh, dan fengshui terpercaya</title>
	<atom:link href="http://askelvina.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://askelvina.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Feb 2009 05:19:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='askelvina.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Layanan konsultasi karir, usaha, jodoh, dan fengshui terpercaya</title>
		<link>http://askelvina.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://askelvina.wordpress.com/osd.xml" title="Layanan konsultasi karir, usaha, jodoh, dan fengshui terpercaya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://askelvina.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tanya Jawab Seputar Layanan Ini Disini</title>
		<link>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/tanya-jawab-seputar-layanan-ini-disini/</link>
		<comments>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/tanya-jawab-seputar-layanan-ini-disini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 05:19:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>frendy183</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/tanya-jawab-seputar-layanan-ini-disini/</guid>
		<description><![CDATA[Jika ada pertanyaan, saran atau kritik yang membangun, Anda dapat memberi komentar pada postingan ini, Trims. &#160;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=askelvina.wordpress.com&amp;blog=6392518&amp;post=28&amp;subd=askelvina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Jika ada pertanyaan, saran atau kritik yang membangun, Anda dapat memberi komentar pada postingan ini, Trims.</p>
<div align="justify"><span id="more-28"></span></div>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/askelvina.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/askelvina.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/askelvina.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/askelvina.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/askelvina.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/askelvina.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/askelvina.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/askelvina.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/askelvina.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/askelvina.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/askelvina.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/askelvina.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/askelvina.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/askelvina.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=askelvina.wordpress.com&amp;blog=6392518&amp;post=28&amp;subd=askelvina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/tanya-jawab-seputar-layanan-ini-disini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cbb72cca0dc1e355cc39e19a651cd5da?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">frendy183</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beberapa kisah sang pemenang yang menaklukan kegagalannya</title>
		<link>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/beberapa-kisah-sang-pemenang-yang-menaklukan-kegagalannya/</link>
		<comments>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/beberapa-kisah-sang-pemenang-yang-menaklukan-kegagalannya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 05:12:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>frendy183</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bangkit dari Kegagalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/beberapa-kisah-sang-pemenang-yang-menaklukan-kegagalannya/</guid>
		<description><![CDATA[Seberat apa kegagalan bisnis Anda? Ada sejumlah contoh dimana kegagalan justru membuka jalan sukses berbisnis disamping tentu saja banyak pula kegagalan yang membawa kebangkrutan. Apa yang harus dilakukan jika kegagalan menimpa? Jemmy Suhadi benar-benar terpukul begitu barang dagangannya habis saat &#8230; <a href="http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/beberapa-kisah-sang-pemenang-yang-menaklukan-kegagalannya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=askelvina.wordpress.com&amp;blog=6392518&amp;post=25&amp;subd=askelvina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align="justify"><strong>Seberat apa kegagalan bisnis Anda? Ada sejumlah contoh dimana kegagalan justru membuka jalan sukses berbisnis disamping tentu saja banyak pula kegagalan yang membawa kebangkrutan. Apa yang harus dilakukan jika kegagalan menimpa?</strong></p>
</blockquote>
<p><span id="more-25"></span></p>
<blockquote>
<p align="justify"><strong></strong></p>
</blockquote>
<p align="justify"><a href="http://askelvina.files.wordpress.com/2009/02/pak-jemmy.jpg"><img style="border-right:0;border-top:0;border-left:0;border-bottom:0;" src="http://askelvina.files.wordpress.com/2009/02/pak-jemmy-thumb.jpg?w=303&#038;h=187" border="0" alt="Pak Jemmy" width="303" height="187" align="left" /></a> <strong>Jemmy Suhadi</strong> benar-benar terpukul begitu barang dagangannya habis saat kerusuhan melanda Jakarta, Sabtu 27 Juli 1996. Kerusuhan itu bahkan hampir merengut nyawanya dan nyawa sejumlah karyawannya seandainya ia tak secepatnya mengevakuasi mereka dengan menjebol genting dan meloncat ke pekarangan rumah di sebelah.</p>
<p align="justify">Sore itu, toko musik Chic’s Musik di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, yang didirikannya mulai digedor-gedor sekelompok orang yang memanfaatkan kerusuhan yang melanda ibukota. Tiga gedung di sampingnya sudah mulai dilalap api. Orang-orang di depan tokonya makin beringas. Sejurus kemudian tatkala hari makin gelap, sejumlah orang mulai memboyong aneka alat musik dari dalam tokonya. Tak lama api ikut merajalela dan tokonya pun ludes.</p>
<p align="justify">Semua barang dagangan itu, kata Jemmy, merupakan titipan pemasoknya dengan sistem konsinyasi. Yang makin memukulnya, saat itu industri asuransi Indonesia belum mengenal asuransi kerusuhan sehingga tak ada asuransi untuk barang-barang yang dijarah. Kerusuhan yang menimpa tokonya menelan kerugian sampai sekitar Rp 1 miliar dan berubah jadi utang bagi Jemmy. Seandainya saja seluruh hartanya yang berupa rumah dan mobil ia jual, paling hanya terkumpul Rp 250 jutaan, tak cukup untk menutupi utang tersebut. Dengan kondisi seperti itu Jemmy tengah menuju kebangkrutan.</p>
<p align="justify">Tetapi keajaiban terjadi. Tahu bahwa toko Jemmy ludes para pemasoknya datang menyemangatinya agar bangkit. Jemmy yang terpukul kemudian menyewa toko baru di Jalan Pemuda, Jakarta Timur. Tak sampai tiga bulan, 1 Oktober 1996, toko Chic’s Musik baru pun berdiri dengan jumlah barang dagangan yang justru lebih banyak dibanding yang habis terbakar itu. Menurut Jemmy, nilainya sekitar Rp. 1,5 miliar. “Ini Tuhan yang mengatur,” ujarnya. Sejak itulah Chic’s Musik berkembang pesat.</p>
<p align="justify">“Bangkit dari kubur”, barangkali bisa cocok diberikan pada kondisi seperti yang pernah dialami Jemmy. Pada kondisi tersebut Jemmy sudah hampir mati. Siapa menduga ia bsia bangkit secepat itu dan kini menjelma menjadi perusahaan alat musik dan pendidikan musik besar di Indonesia. Jumlah cabangnya sudah sembilan dengan puluhan ribu murid yang pernah belajar musik di berbagai cabangnya. Tak banyak pengusaha Indonesia yang bisa bangkit seperti itu tatkala kebangkrutan sudah didepan mata.</p>
<p align="justify">Kunci kebangkitan Jemmy karena ia sudah menanam bibit bagus saat mengelola bisnis sebelum kejadian tersebut. Ia dikenal jujur dan gigih mengelola bisnis. Tanpa bekal itu tak mungkin para pemasoknya mau mendorongnya lagi untuk membangkitkan bisnisnya yang hancur dan mau menitipkan barangnya di toko Jemmy.</p>
<p align="justify">
<p align="justify">
<p align="justify">Tahun 2006 lalu <strong>Bimada</strong> dinobatkan sebagai UKM terbaik di ajang Djie Sam Soe Award. Prestasi itu tidak bisa dianggap enteng. Ia menyisihkan <a href="http://askelvina.files.wordpress.com/2009/02/bimada.jpg"><img style="border-right:0;border-top:0;border-left:0;border-bottom:0;" src="http://askelvina.files.wordpress.com/2009/02/bimada-thumb.jpg?w=253&#038;h=174" border="0" alt="bimada" width="253" height="174" align="left" /></a>ratusan peserta UKM unggulan dari berbagai daerah. Siapa sangka langkah pertamanya sebagai pengusaha justru tersandung.</p>
<p align="justify">Sebenarnya, niatan Bimada memulai bisnis karena rasa cintanya pada sang istri. “Saya putuskan untuk memiliki bisnis sendiri setelah istri saya diketahui sakit kanker pada stadium3B,” paparnya. “Saya ingin punya lebih banyak waktu untuk mengurus istri,” tuturnya. Karena itu ia putuskan berhenti dari perusahaan <em>freight forwarder</em> tempatnya bekerja setelah 12 tahun berkarir.</p>
<p align="justify">Tahun 2002 ia memulai bisnis dengan membeli franchise restoran bakmi berpatungan dengan kakanya. Tak dinyana, gerai <em>franchise</em>-nya ini tak berlangsung lama. Hanya dalam setahun sudah bangkrut padahal ia mengeluarkan investasi sampai ratusan juta rupiah.</p>
<p align="justify">Gagal di <em>franchise</em> ia berjualan mie ayam di gerobak di Villa Bintaro. Resepnya ia buat sendiri setelah ikut kursus bikin bakmi. Jualan di gerobak ini sebagai tahap percobaan sebelum ia mengembangkan sistem kemitraan dengan para pedagang mie ayam binaanya kelak. Sayangnya usaha ini hanya berlangsung tiga bulan.</p>
<p align="justify">Meski gagal di mie ayam, ia masih penasaran di bisnis makanan. “Saya memang ingin memiliki usaha di makanan,” katanya. Tiba-tiba ada seorang temannya yang menawari resep membuat bakmi. Resep inilah yang jadi cikal bakal bakmi Raos yang kini memiliki rstusan mitra. Usaha Bakmi Raos ia rintis dengan merekrut dua pedagang bakmi yang berjualan menggunakan gerobak pada awal 2003. Sistemnya bagi hasil. Pedagang memperoleh Rp.1.000 dari tiap mangkok bakmi yang terjual dengan harga Rp.6.000 per mangkok. Para pedagang juga mendapatkan penginapan dan uang makan.</p>
<p align="justify">Pola usaha itu akhirnya berkembang. Dari hanya dua gerobak lalu bertambah menjadi sepuluh. Dan dalam tempo setahun ia sudah memiliki 193 gerobak. Sayangnya, meski sudah diberi aneka kemudahan, para pedagang bakmi itu masih saja mencoba mencari keuntungan lebih banyak. Ada pedagang yang mengaku dagangannya tidak laku padahal mie dan minyak gorengnya tekor banyak. Kemungkinan mie dan minyaknya dijual ke pedagang lain. Adapula yang melayani pelanggan dengan takaran dikurangi agar mereka bisa mendapat untung lebih. Dan beberapa cara pengelabuan lain.</p>
<p align="justify">Kecurangan para pedagangnya itu memang tak membuatnya bangkrut. Tapi jika dibiarkan lama-lama bisnisnya juga akan tergerogoti. Bimada kemudian mengembangkan pola kemitraan. Dengan pola ini ia tak perlu menggaji mereka. Mitranya cukup membeli mie dan minyak goreng darinya plus gerobak yang ia rancang. Kemitraan ini menghasilkan jaringan mitra sampai 120 orang sementara pola bisnis pertamanya tetap jalan. Total ia bisa mendirikan lebih dari 300-an outlet.</p>
<p align="justify">Dengan pengalamanya mengelola Bakmi Raos pada tahun 2005 ia lalu mendirikan restoran Cippes (restoran makanan ala hotel dengan harga murah). Setelah sukses dengan restoran pertamanya ia kemudian menawarkan sistem kemitraan model <em>franchise</em> pula. Dalam tempo dua tahunan Cippes sudah berkembang menjadi 13 cabang, perkembangan yang cukup dahsyat. Selain itu ia juga mendirikan usaha <em>freight forwarding</em> sendiri. Apakah setelah lima tahun berbisnis kegagalan tak menghampirinya?</p>
<p align="justify">“Tahun lalu (2007) saya rugi sampai 2 miliaran di perusahaan <em>freight forwarder</em>. Tapi jalani saja, itu adalah proses,” tuturnya kalem.</p>
<p align="justify">
<p align="justify">
<p align="justify">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/askelvina.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/askelvina.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/askelvina.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/askelvina.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/askelvina.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/askelvina.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/askelvina.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/askelvina.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/askelvina.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/askelvina.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/askelvina.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/askelvina.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/askelvina.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/askelvina.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=askelvina.wordpress.com&amp;blog=6392518&amp;post=25&amp;subd=askelvina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/beberapa-kisah-sang-pemenang-yang-menaklukan-kegagalannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cbb72cca0dc1e355cc39e19a651cd5da?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">frendy183</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://askelvina.files.wordpress.com/2009/02/pak-jemmy-thumb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pak Jemmy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://askelvina.files.wordpress.com/2009/02/bimada-thumb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bimada</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi usaha dan fengshui (2)</title>
		<link>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/konsultasi-usaha-dan-fengshui-2/</link>
		<comments>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/konsultasi-usaha-dan-fengshui-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 04:56:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>frendy183</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beberapa Konsultasi Anda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/konsultasi-usaha-dan-fengshui-2/</guid>
		<description><![CDATA[Dapatkah Ibu Elvina mencontohkan bisnis-bisnis yang berunsur besi? Apakah bisnis properti termasuk yang berunsur besi? Dan,kalau misalnya saya menggeluti dua bisnis yang berbeda, satu berunsur besi dan satu lagi berunsur air, apakah bisa dan tidak saling bertentangan? Karim, Jakarta. Jawaban: &#8230; <a href="http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/konsultasi-usaha-dan-fengshui-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=askelvina.wordpress.com&amp;blog=6392518&amp;post=16&amp;subd=askelvina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p align="justify"><i><font color="#0000ff">Dapatkah Ibu Elvina mencontohkan bisnis-bisnis yang berunsur besi? Apakah bisnis properti termasuk yang berunsur besi? Dan,kalau misalnya saya menggeluti dua bisnis yang berbeda, satu berunsur besi dan satu lagi berunsur air, apakah bisa dan tidak saling bertentangan? Karim, Jakarta.</font></i></p>
</blockquote>
<p><span id="more-16"></span></p>
<blockquote>
<p align="justify"><i><font color="#0000ff"></font></i></p>
</blockquote>
<p align="justify"><u>Jawaban:</u></p>
<p align="justify">Yang dimaksud unsur besi adalah logam, karena besi merupakan salah satu jenis logam. Contoh-contoh bisnis berunsur logam antara lain adalah kontraktor baja, toko besi, kenderaan bermotor, mesin, pabrik, perhiasan, investasi, pergudangan, perbankan, bengkel dan peralatan logam. Sedangkan bisnis properti lebih banyak mengandung unsur tanah, jadi lebih tepat disebut sebagai bisnis berunsur tanah. Tidak ada peraturan yang melarang untuk menjalankan dua macam bisnis sekaligus biarpun masing-masing berbeda unsurnya.</p>
<p align="justify"><i></i>&nbsp;</p>
<blockquote>
<p align="justify"><i><font color="#0000ff">Suami saya baru saja pensiun, setelah 20tahun bekerja di sebuah perusahaan penerbangan. Selama ini saya sudah menekuni usaha dengan membuka distro kecil-kecilan di rumah dan berhasil. Namun suami saya ingin membuka usaha bersama rekan-rekannya dalam bisnis jual-beli rumah. Hati kecil saya kurang mendukung tetapi saya tidak berani menentang. Tanggal lahir suami saya 4 April 1953. Nina, Jakarta.</font></i></p>
</blockquote>
<p align="justify"><u>Jawaban:</u></p>
<p align="justify">Jika dilihat dari data kelahiran yang Anda berikan, suami Anda berada dibawah naungan shio Ular. Sebenarnya tidak masalah kalau ia ingin berbisnis di bidang jual-beli rumah, karena meskipun bukan yang terbaik, tetap masih bisa berjalan. Yang harus diperhatikan adalah, dengan siapa ia bermitra bisnis. Jika rekan-rekannya memiliki kecocokan dengannya atau memiliki kecocokan dengan bisnis yang akan dikerjakan, tidak akan ada masalah. Saran saya, hindari bermitra dengan orang yang bershio Babi, Macan atau Anjing. Sebab dengan orang-orang dari ketiga shio tersebut, akan terjadi banyak pertentangan kalau mengadakan kerjasama.</p>
<blockquote>
<p align="justify"><i><font color="#0000ff">Karena baru dapat duit warisan, akmi membeli sebuah ruko berlantai dua. Letaknya di pinggir jalan utama di sebuah perumahan di Bekasi. Pintu utama menghadap ke barat. Rencananya kami akan menempati ruko itu di lantai dua. Sedangkan lantai satu akan kami jadikan usaha. Apakah ibu Elvina punya saran bisnis apa yang cocok? Ruko-ruko lainnya belum diisi. Yang sudah ada adalah toko kelontong dan perlengkapan alat-alat listrikan. Saya lahir tanggal 5 Mei 1981. Emil, Bekasi.</font></i></p>
</blockquote>
<p align="justify"><u>Jawaban:</u></p>
<p align="justify">Bisnis yang cocok adalah makanan dan minuman atau yang berhubungan dengan tanaman beserta perlengkapannya. Selain itu, bisnis yang berhubungan dengan unsur logam juga bagus, karena Anda adalah seorang yang bershio Ayam dengan unsur Logam.</p>
<p align="justify"><i></i>&nbsp;</p>
<blockquote>
<p align="justify"><i><font color="#0000ff">Bu Elvina yang baik, Usaha kami adalah sebuah rumah makan seafood. Sekarang sudah ada lima cabang. Diantara lima cabang ini, ada satu cabang yang paling susah kami kelola. Soalnya cabang ini Cuma warung tenda. Dan karena sering kena penertiban, sering pindah-pindah tetapi tetap di jalan itu. Kami sudah ingin menutupnya tetapi orang tua kami menolak karena menurut beliau, diantara semua cabang-cabang yang ada, di cabang itu lah yang pertama kali kami mendapat untung. Itu kira-kira 10 tahun lalu. Bagaimana pendapat Ibu? Apakah kami harus membiarkannya terus hidup walau pun sudah senin-kamis?</font></i></p>
</blockquote>
<p align="justify"><u>Jawaban:</u></p>
<p align="justify">Sesuatu yang menguntungkan belum tentu akan bertahan selamanya, karena seperti roda yang berputar, hoki pun bisa berputar juga. Kalau dulu cabang warung tenda yang Anda kelola itu pernah mencapai puncak dalam hoki, tentu ada saatnya mengalami penurunan. Bisa dikatakan bahwa sekarang proses penurunan itu sudah terjadi, bahkan sudah mulai mengganggu. Jika demikian, saya rasa cukup bijaksana kalau Anda memutuskan untuk menutupnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/askelvina.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/askelvina.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/askelvina.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/askelvina.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/askelvina.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/askelvina.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/askelvina.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/askelvina.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/askelvina.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/askelvina.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/askelvina.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/askelvina.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/askelvina.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/askelvina.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=askelvina.wordpress.com&amp;blog=6392518&amp;post=16&amp;subd=askelvina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/konsultasi-usaha-dan-fengshui-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cbb72cca0dc1e355cc39e19a651cd5da?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">frendy183</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi usaha dan fengshui (1)</title>
		<link>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/konsultasi-usaha-dan-fengshui-1/</link>
		<comments>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/konsultasi-usaha-dan-fengshui-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 04:48:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>frendy183</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beberapa Konsultasi Anda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/konsultasi-usaha-dan-fengshui-1/</guid>
		<description><![CDATA[Ibu Elvina, kami ingin membuat logo baru usaha fashion yang dirintis oleh ibu kami sejak 15 tahun lalu. Ibu sudah meninggal tetapi kami ingin menjadikan foto wajah beliau sebagai bagian dari logo baru kami tersebut. Apa pendapat ibu? Adakah hal &#8230; <a href="http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/konsultasi-usaha-dan-fengshui-1/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=askelvina.wordpress.com&amp;blog=6392518&amp;post=15&amp;subd=askelvina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align="justify"><em><span style="color:#0000ff;">Ibu Elvina, kami ingin membuat logo baru usaha fashion yang dirintis oleh ibu kami sejak 15 tahun lalu. Ibu sudah meninggal tetapi kami ingin menjadikan foto wajah beliau sebagai bagian dari logo baru kami tersebut. Apa pendapat ibu? Adakah hal positif atau negatif yang harus dipertimbangkan? Ami, Jakarta.</span></em></p>
</blockquote>
<p><span id="more-15"></span></p>
<blockquote>
<p align="justify">
</blockquote>
<p align="justify"><span style="text-decoration:underline;">Jawaban :</span></p>
<p align="justify">Menurut saya, keinginan Anda untuk mengabadikan wajah ibu Anda sebagai logo usaha tidak ada salahnya diwujudkan. Tetapi karena usaha Anda adalah fashion, maka saya rasa sebaiknya wajah ibu Anda tersebut jangan dibuat dalam bentuk foto, melainkan dalam bentuk siluet atatu bentuk-bentuk artistik lainnya. Intinya, jangan perlihatkan langsung wajah ibu Anda sejelas-jelasnya seperti dalam foto berwarna yang naturalis, tetapi disederhanakan dengan teknik-teknik artistik. Mengenai segi negatifnya, saya rasa tidak ada, selama Anda tidak keberatan selalu berkesan sebagai bayangan ibu Anda. Positifnya, dengan mengikutsertakan keberadaan ibu Anda dalam logo maka akan turut memperlancar usaha.</p>
<p align="justify">
<blockquote>
<p align="justify"><em><span style="color:#0000ff;">Setelah mengalami perampingan, kantor tempat saya bekerja terkesan lengang, karena hampir setengah dari karyawan telah diberhentikan. Timbul pikiran bagaimana caranya agar dapat mengurangi kesan lengang dan longgar itu dalam ruangan kerja kami. Ada saran ibu Elvina?</span></em></p>
</blockquote>
<p align="justify">Elma, cibitung</p>
<p align="justify"><span style="text-decoration:underline;">Jawaban :</span></p>
<p align="justify">Untuk mengurangi kesan lengang dalam ruangan kantor, Anda bisa memanfaatkan sekat-sekat ruangan yang terbuat dari rotan, kayu, dsb, tetapi jangan yang permanen seperti dibuatkan tembok. Meskipun mungkin tidak terlalu dibutuhkan dari segi praktisnya, tetapi gunakanlah sekat-sekat ini untuk membatasi tiap ruangan yang berbeda fungsinya. Namun Anda harus memperhatikan juga jarak antara sekat tersebut dengan ruangan-ruangan yang dibatasinya, jangan sampai terlalu dekat atau sempit. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan dekorasi berupa pernak-pernik cantik yang simpel di sudut-sudut maupun sisi-sisi ruangan. Dekorasi ini bisa yang bentuknya ditempel ke dinding atau diletakkan di lantai. Yang harus Anda ingat dalam penambahan dekorasi ini ialah, jangan memilih pernak-pernik yang terlalu rumit, terlalu besar ukurannya atau mencolok warnanya, sebab tempat Anda adalah kantor.</p>
<p align="justify">
<blockquote>
<p align="justify"><em><span style="color:#0000ff;">Rumah makan yang saya kelola berada di pinggir jalan. Setelah ada perluasan jalan dan terkena jalur busway, rumah makan kami jadi terasa sempit, berdebu dan dekil. Ada pikiran untuk mengubah tata letaknya. Apa yang perlu kami perhatikan dalam hal ini? Terutama untuk memberikan kesan nyaman dan tidak bising. Bernard, Jakarta</span></em></p>
</blockquote>
<p align="justify"><span style="text-decoration:underline;">Jawaban :</span></p>
<p align="justify">Akan sulit untuk memberikan kesan jauh dari kebisingan dengan kondisi tempat usaha Anda yang sekarang. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan sehubungan dengan hal ini adalah, jangan menyalakan musik apalagi yang keras suaranya saat jalanan di depan sedang ramai lalu lintasnya, karena justru akan menimbbulkan kesan semakin berisik. Mengenai ruangan yang menjadisempit, cara menyiasatinya adalah dengan membatasi peletakan barang-barang hanya pada yang memiliki kegunaan saja. Jika ada barang-barang tertentu yang hanya berfungsi sebagai hiasan, maka sebaiknya disingkirkan atau dipindahkan dalam bentuk menempel ke dinding agar tidak makan tempat. Selain itu Anda juga harus mengusahakan penggunaan sekat ruangan seminim mungkin. Sedangkan cara agar rumah makan Anda terasa lebih nyaman dan tidak kotor, tentunya Anda harus berkorban untuk lebih sering membersihkannya, karena dengan posisi sekarang pastilah debu lebih banyak yang masuk. Atau Anda bisa mengubah rumah makan Anda menjadi restoran tertutup dengan AC sehingga tidak perlu ada jendela yang terbuka. Penambahan tanaman-tanaman hijau didepan rumah makan Anda juga dianjurkan, asalkan jangan sampai malah menutupi tempat usaha Anda dari pandangan.</p>
<p align="justify">
<blockquote>
<p align="justify"><em><span style="color:#0000ff;">Mohon sarannya Bu. Kantor kami berada lebih kurang 400 meter dari perempatan jalan. Kantor kami berada disebelah kanan jalan, menempati lahan seluar kurang lebih 100 meter. Yang ingin saya tanyakan, secara feng shui, pintu gerbang masuk ke kantor kami sebaiknya sebelah kiri atau sebelah kanan kantor tersebut? Du, Jakarta</span></em></p>
</blockquote>
<p align="justify"><span style="text-decoration:underline;">Jawaban:</span></p>
<p align="justify">Penentuan letak pintu masuk sebenarnya turut mencakup arah dan lingkungan. Misalnya menghadap ke barat, timur, utara atau selatan, dan bagaimana keadaan lingkungan tempat calon pintu masuk itu kelak berdir, apakah mendapat cukup matahari, tidak ada selokan, pembuangan sampah atau toilet. Menurut penerawangan saya, letak yang pas bagi pintu gerbang masuk kantor Anda adalah disebelah kanan. Tetapi kalau bagian kanan itu mendapat aura buruk, misalnya ada gundukan sampah, toilet, selokan, sinar matahari kurang atau lahan agak miring, maka sebaiknya pindahkan ke sebelah kiri saja.</p>
<p align="justify"><em></em></p>
<blockquote>
<p align="justify"><em><span style="color:#0000ff;">Kami mempertimbangkan melakukan investasi disebuah pusat perbelanjaan. Tetapi kami jadi agak bimbang karena menurut fengshui, pusat yang perbelanjaan dimaksud terletak di ekor naga. Apa yang dimaksud dengan ekor naga dan apa betul properti di ekor naga kurang memberikan hasil? Lin, Jakarta.</span></em></p>
</blockquote>
<p align="justify"><span style="text-decoration:underline;">Jawaban:</span></p>
<p align="justify">Untuk mendirikan bangunan usaha atau perkantoran memang seharusnya menghindari daerah ekor naga, karena ekor naga selalu bergerak dan memiliki sifat tidak stabil. Sehingga rejeki pun akan menjadi tidak menentu. Daerah ekor naga seharusnya dimanfaatkan untuk membangun fasilitas-fasilitas kegiatan yang bersifat dinamis, misalnya olahraga. Dengan demikian barulah sifat alami daerah ekor naga bisa disesuaikan. Sedangkan untuk bangunan usaha dan perkantoran, paling bagus diletakkan pada daerah kepala naga, karena akan membawa keberuntungan.</p>
<p align="justify"><em></em></p>
<blockquote>
<p align="justify"><em><span style="color:#0000ff;">Sejak awal tahun ini saya membuka usaha fotokopi. Bulan pertama bagus tetapi dua bulan terakhir menurun dan sangat drastis penurunannya. Padahal fotokopi saya berlokasi cukup strategis, berdekatan dengan sekolah dan perkantoran. Memang ada juga pesaing, tetapi pesaing itu sebenarnmya sudah saya perhitungkan sejak awal. Sekarang saya dalam kebimbangan akan meneruskan atau tidak. Apakah bisnis ini cocok dengan saya? Saya lahir 31 Januari 1970. Mon, Surabaya</span></em></p>
</blockquote>
<p align="justify"><span style="text-decoration:underline;">Jawaban :</span></p>
<p align="justify">Saya lihat tidak ada masalah dari segi kecocokan Anda dengan usaha fotokopi yang tengah dijalankan. Kalau memang Anda mengalami penurunan drastis, maka faktor penyebabnya pasti hal lain. Mungkin ada masalah dengan pelayanan yang Anda berikan, atau sering terjadi kesalahan dalam pengerjaan sehingga mengecewakan konsumen.</p>
<p align="justify">
<blockquote>
<p align="justify"><em><span style="color:#0000ff;">Setelah satu setengah tahun kurang berhasil, akhirnya kami memutuskan untuk menutup usaha restoran bebek panggang kami di sebuah mal di Jakarta. Kami ingin memanfaatkan tempat tersebut sebagai arena bermain mini yang disewakan untuk anak-anak. Apa pertimbangan fengshui yang harus kami perhatikan?</span></em></p>
</blockquote>
<p align="justify"><span style="text-decoration:underline;">Jawaban:</span></p>
<p align="justify">Pengaturan ruangan untuk arena bermain anak sebaiknya tidak dibuat rumit atau berliku-liku, karena akan berkesan sempit. Sedangkan semakin luas kesan yang diperoleh adalah semakin bagus. Mengenai warna yang harus diperhatikan adalah, dibuat bewarna-warni semenarik mungkin, baik itu untuk alat-alat permainannya maupun dekorasinya. Sebisa mungkin minimalkan penggunaan warna hitam, karena memiliki aura yang tidak sesuai dengan usaha Anda kelak. Warna putih boleh saja dipakai, tetapi kalau dilihat secara keseluruhan harus tampak bewarna-warni. Sedangkan unutk pintu masuknya, pilih yang menghadap kedepan atau yang menghadap wilayah paling ramai dilalui orang.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/askelvina.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/askelvina.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/askelvina.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/askelvina.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/askelvina.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/askelvina.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/askelvina.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/askelvina.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/askelvina.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/askelvina.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/askelvina.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/askelvina.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/askelvina.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/askelvina.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=askelvina.wordpress.com&amp;blog=6392518&amp;post=15&amp;subd=askelvina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://askelvina.wordpress.com/2009/02/04/konsultasi-usaha-dan-fengshui-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cbb72cca0dc1e355cc39e19a651cd5da?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">frendy183</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
